IDENTIFIKASI PENYAKIT MALARIA DENGAN PEMERIKSAAN SADT DI DESA TURUS KABUPATEN PURWOREJO

  • Setyowatiningsih L
  • Surati S
  • Budiharjo T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
59Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit malaria ditularkan ke manusia melalui tusukan nyamuk Anopheles betina. Purworejo merupakan salah satu kabupaten endemis penyakit malaria di Jawa Tengah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemeriksaan mikroskopis malaria menggunakan sediaan apus darah tepi (SADT) dan mengetahui kejadian malaria di Desa Turus Kabupaten Purworejo. Metode pengabdian masyarakat ini yaitu dengan survey maupun observasi kemudian melakukan pengambilan data dengan pemeriksaan sampel darah responden. Hasil identifikasi pemeriksaan mikroskopis malaria dengan metode SADT pada kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Turus Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo menunjukkan bahwa seluruh responden sejumlah 150 orang (100%) dinyatakan negatif penyakit malaria. Kesimpulan kegiatan ini seluruh responden tidak terinfeksi malaria sehingga untuk kegiatan selanjutnya disarankan untuk melakukan pemeriksaan malaria secara imunoserologi untuk mengetahui adanya antibodi atau antigen spesifik malaria dalam tubuh responden Kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Setyowatiningsih, L., Surati, S., Budiharjo, T., & Priyatno, D. (2020). IDENTIFIKASI PENYAKIT MALARIA DENGAN PEMERIKSAAN SADT DI DESA TURUS KABUPATEN PURWOREJO. LINK, 16(2), 94–97. https://doi.org/10.31983/link.v16i2.5817

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free