PENGGUNAAN EKSTRAK TEMBAKAU SEBAGAI INHIBITRO PADA BETON BERTULANG MENGGUNAKAN PASIR LAUT DAN AIR LAUT

  • Sultan M
  • Hi Abbas M
  • Gaus A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Korosi dapat didefenisikan secara umum sebagai pengrusakan bahan oleh lingkungannya. Struktur beton bertulang akan mengalami kerusakan akibat serangan korosi, apabila tidak ditangani akan membutuhkan biaya yang relative mahal untuk memperbaikinya. Korosi pada baja tulangan harus ditangani secara khusus. Oleh sebab itu diperlukan solusi untuk mengatasi masalah ini. Pencegahan korosi bergantung pada jenis korosi yang terjadi pada material terkorosi. Salah satu metode yang terus di kaji saat ini adalah pencegahan korosi dengan menggunakan inhibitor. Dalam penelitian ini, inhibitor yang digunakan adalah inhibitor ekstrak daun tembakau dengan variasi dan konsentrasi yang telah ditentukan yakni 0%,4% dan 8%. Metode yang digunakan untuk menganalisis laju korosi yang terjadi yaitu metode Weight Loss (kehilangan berat). Pengujian dilakukan dengan cara memberikan aliran listrik terhadap benda uji dengan menggunakan voltase sebesar 5V. Pengaliran dilakukan secara bertahap dengan interval tertentu, sehingga diperoleh efeisiensi inhibisi dalam satuan persen. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh penambahan inhibitor ekstrak tembakau dengan metode weight loss pada konsentrasi 4% dan 8% mampu menurunkan rapat arus anodik dan katodik yang mengakibatkan laju korosi pada baja tulangan, Peningkatan konsentrasi inhibitor ekstrak tembakau pada masing-masing variasi campuran beton memiliki efesiensi inhibitor yang baik yakni 64,44%  dengan air pencampur air tawar dan 20% untuk air laut pada setiap konsentrasi inhibitor 8% ekstrak tembakau.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sultan, M. A., Hi Abbas, M. Y., Gaus, A., Rakhman, K. A., & Barmawi, N. (2020). PENGGUNAAN EKSTRAK TEMBAKAU SEBAGAI INHIBITRO PADA BETON BERTULANG MENGGUNAKAN PASIR LAUT DAN AIR LAUT. Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 10(1), 17–26. https://doi.org/10.29103/tj.v10i1.264

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free