Biomassa dan Rendemen Agar Pada Gracilaria sp. dengan Penggunaan Konsentrasi TAN yang Berbeda

  • Ardi Ikhsan
  • Diniarti N
  • Muhammad Sumsanto
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gracilaria sp. merupakan jenis rumput laut penghasil agar yang banyak dimanfaatkan dalam industri makanan, kosmetik, dan farmasi. Selain itu, Gracilaria sp. berperan dalam menyerap nitrogen, fosfor, dan karbon, sehingga membantu menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis  biomassa serta kandungan rendemen agar pada rumput laut Gracilaria sp. dengan pemupukan konsentrasi TAN yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga November di Laboratorium Lingkungan Akuakultur, Universitas Mataram. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan konsentrasi Total Amonia Nitrogen (TAN): P0 (kontrol), P1 (0,01 mg/L), P2 (0,025 mg/L), P3 (0,050 mg/L), dan P4 (0,975 mg/L), masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik (LPS), panjang thallus, ketahanan hidup, rendemen agar, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi TAN yang berbeda tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan rumput laut berdasarkan uji ANOVA pada taraf 0,05. Hasil analisis regresi polynominal orde 2 menunjukkan adanya hubungan yang kuat pada rendemen agar, hubungan sedang pada pertumbuhan, dan hubungan lemah pada panjang thallus terhadap konsentrasi TAN. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsentrasi TAN yang digunakan tidak mampu menyediakan nutrien untuk tumbuh, namun hanya untuk mempertahankan hidup.Gracilaria sp. is a type of agar-producing seaweed that is widely used in the food, cosmetics, and pharmaceutical industries. Additionally, Gracilaria sp. plays a crucial role in absorbing nitrogen, phosphorus, and carbon, thereby helping to maintain the balance of aquatic ecosystems. This research aimed to analyze the biomass and agar yield content of the seaweed Gracilaria sp. by fertilizing with different TAN concentrations. This research was carried out from August to November at the Aquaculture Environmental Laboratory, Mataram University. The method used was a Completely Randomized Design (CRD) with five Total Ammonia Nitrogen (TAN) concentration treatments: P0 (control), P1 (0.01 mg/L), P2 (0.025 mg/L), P3 (0.050 mg/L), and P4 (0.975 mg/L), each with three replications. Parameters observed included absolute weight, specific growth rate (LPS), thallus length, survival, agar yield, and water quality. The results showed that the addition of different TAN concentrations did not have a significant effect on seaweed growth based on the ANOVA test at the 0.05 level. The results of the 2nd-order polynomial regression analysis showed that there was a strong relationship with agar yield, a moderate relationship with growth, and a weak relationship with thallus length with TAN concentration. This research concluded that the TAN concentration used was not able to provide nutrients for growth, but only to maintain life.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ardi Ikhsan, Diniarti, N., & Muhammad Sumsanto. (2025). Biomassa dan Rendemen Agar Pada Gracilaria sp. dengan Penggunaan Konsentrasi TAN yang Berbeda. Journal of Fish Nutrition, 5(1), 79–89. https://doi.org/10.29303/jfn.v5i1.7551

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free