Revitalisasi Nilai Kearifan Lokal melalui Pembelajaran Debat Bahasa Indonesia

  • Nakrowi Z
N/ACitations
Citations of this article
92Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Era globalisasi menggerus nilai dan jati diri bangsa Indonesia. Salah satu nilai yang dimiliki oleh bangsa Indonesia itu adalah Hibualamo. Oleh karena itu, penelitian ini akan fokus membahas proses revitalisasi karakter bangsa melalui pembelajaran bahasa Indonesia berbasis nilai kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan memanfaatkan studi pustaka sebagai strateginya. Hasilnya, nilai Hibualamo yaitu O dora, O Hayangi, O baliara,  O adili, dan O adiai  dapat diintegrasikan dalam materi debat bahasa Indonesia dan berpotensi besar dalam materi pembelajaran yang lain. Nilai-nilai tersebut dapat masuk dalam setiap sintak pembelajaran, khususnya pada materi debat. Hal ini juga akan menjaga esensi debat sebagai pembelajaran kolaboratif. Artinya, esensi debat tidak sebatas pada kompetitif, tetapi pada proses pemecahan masalah secara bersama. Simpulan yang dapat dirumuskan dari penelitian ini yaitu, guru harus lebih inovatif dalam mengambangkan model pembelajaran dalam K-13. K-13 memungkinkan guru untuk menginternalisasi nilai budaya lokal sebagai wujud kontekstualisasi dalam kegiatan pembelajaran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nakrowi, Z. S. (2022). Revitalisasi Nilai Kearifan Lokal melalui Pembelajaran Debat Bahasa Indonesia. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 8(1), 301–318. https://doi.org/10.30605/onoma.v8i1.1726

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free