Manajemen Bimbingan Konseling dalam Metode Penyelesaian Pelanggaran Siswa Tahap Satu dan Dua di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pangandaran

  • Nurjanah N
  • Fitriani T
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Manajemen bimbingan konseling diregulasikan untuk membantu dalam penyelesaian permasalahan dengan efektif dan efesien, berdasarkan kriteria permasalahan yang terjadi. Hal ini supaya pengambilan keputusan bisa sesuai dengan tingkatan pelanggaran dan ketertiban pengambilan keputusan dari kebijkan yang ditetapkan oleh pihak lembaga. Metode penelitian ini menggunakan sistem pendekatan kualitatif deskriptif dan pengumpulan data dengan sistem wawancara, observasi, studi pustaka, dan studi kasus. Manajemen bimbingan konseling yang dilakukan dalam penyelesaian masalah terdapat tiga tahapan. Tahapan yang pertama menggunakan sistem analisis, pengambilan keputusan, dan pengawasan. Ketiga tahapan tersebut digunakan dalam penyelesaian konflik tingkat 1 dan 2.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurjanah, N., & Fitriani, T. (2023). Manajemen Bimbingan Konseling dalam Metode Penyelesaian Pelanggaran Siswa Tahap Satu dan Dua di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pangandaran. Sosiosaintika, 1(1), 23–27. https://doi.org/10.59996/sosiosaintika.v1i1.27

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free