Abstract
Persalinan seringkali mengakibatkan robekan jalan lahir, luka biasanya ringan tetapi sering kali terjadi luka yang luas dan berbahaya. Luka perineum adalah salah satu penyebab perdarahan yang terjadi pasca persalinan. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh Kejadian Robekan Perineum pada Saat Proses Persalinan sebelum dan sesudah Pijat Perineum di PMB Suliswati Bondowoso di PMB Suliswati Bondowoso. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil usia kehamilan > 34 minggu pada bulan Juni 2022 estimasi sebanyak 30 orang. Besar sampel dalam penelitian ini sebesar 30 orang yang diambil secara jenuh. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi kemudian data diolah dengan analisis menggunakan uji Mann Whitney dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil analisis data diketahui bahwa sebagian besar Kejadian Robekan Perenium Responden tanpa diberikan Pijat Perineum di mengalami robekan sebanyak 9 orang (60%). Sementara dengan diberikan Pijat Perineum tidak mengalami robekan sebanyak 12 orang (80%). Berdasarkan uji Mann-Whitney Test diperoleh nilai signifikansi (Asymp. Sig) sebesar 0,028 < 0,05. Artinya ada pengaruh Pijat Perineum dengan Kejadian Robekan Perineum pada Saat Proses Persalinan di PMB Suliswati Bondowoso.
Cite
CITATION STYLE
Suliswati, S., Sari, Y. N. E., & Suhartin, S. (2023). Pengaruh Pijat Perineum terhadap Kejadian Robekan Perineum pada Saat Proses Persalinan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1291–1298. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1789
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.