GAMBARAN INDEKS ANTROPOMETRI DAN POLA PEMBERIAN MAKAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SUKAASIH

  • Aisyah S
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang serius pada anak balita, disebabkan oleh asupan gizi yang kurang selama periode yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pola pemberian makan terhadap kejadian stunting di Desa Sukaasih, Kabupaten Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 14 ibu dari anak-anak stunting sebagai informan. Data diperoleh melalui survei antropometri dan wawancara mendalam dengan ibu-ibu balita. Hasil pengukuran antropometri menunjukkan bahwa sebagian balita memiliki status gizi yang buruk, dengan berat badan sangat kurang dan tinggi badan sangat pendek. Faktor risiko stunting meliputi berat badan lahir rendah, asupan protein yang rendah, variasi makanan yang kurang, pemberian ASI yang tidak eksklusif, dan kondisi sanitasi yang buruk. Pengetahuan ibu tentang gizi memainkan peran penting dalam mencegah stunting, serta permasalahan penolakan makanan yang perlu diperhatikan. Diperlukan upaya pencegahan yang melibatkan orang tua, petugas kesehatan, dan kader Posyandu untuk mengatasi masalah stunting ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aisyah, S. (2023). GAMBARAN INDEKS ANTROPOMETRI DAN POLA PEMBERIAN MAKAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SUKAASIH. Lentera Karya Edukasi, 3(3), 155–162. https://doi.org/10.17509/lekaedu.v3i3.62583

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free