Agama dalam Perspektif Sosiologis

  • Hamali S
N/ACitations
Citations of this article
613Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam masyarakat yang sudah mapan, agama merupakan salah satu struktur institusional sosial yang  penting,  yang  melengkapi seluruh sistem sosial yang ada dan  saling tergantung dengan bagian lainnya, sehingga perubahan salah satu bagian akan mempengaruhi bagian lain, pada akhirnya mempengaruhi seluruhi sistem sosial dalam masyarakat. Sedamgkan agama menyangkut kepercaayaan dengan berbagai permasalahannya sampai saat ini senantiasa ditemukan dalam setiap masyarakat,  termasuk memberikan arti, makna dan interpretasi-interpretasi oleh para ahli ilmu pengetahuan tentang tatanan sosial dalam masyarakat agama.  Agama di tandai sebagai pemersatu aspirasi manusia yang  paling sublin; sebagai tanda  moralitas, sebagai sumber tatanan masyarakat dan perdamaian bahtin individu; sebagai sesuatu yang memuliakan dan yang membuat manusia beradab. Di sisi lain agama dituduh sebagai penghambat kemajuan, dan mempertinggi fanatisme dan bersifat  intoleran, permusuhan, tahayul, bid’ah, dam khurafat. Tetapi agama juga memperlihatkan kemampuannya melahirkan kecenderungan yang sangat revolusioner dalam tatanan kehidupan masyarakat,  seperti peristiwa pemberontakan petani abad ke 19 di Jerman sebagai  tonggak sejarah  awal kebangkitan peradaban umat manusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hamali, S. (2018). Agama dalam Perspektif Sosiologis. Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama, 12(2), 86–105. https://doi.org/10.24042/ajsla.v12i2.2111

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free