Hubungan Karakteristik dengan Klasifikasi Kejadian Ikutan pasca Imunisasi COVID-19 pada Tenaga Kesehatan di Kota Padang

  • Fadhilah D
  • Ermayanti S
  • Herman D
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan karakteristik dengan derajat Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) COVID-19 pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Se-Kota Padang. Metode penelitian ini adalah retrospektif cohort. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian terbanyak adalah reaksi lokal yaitu nyeri pada lokasi suntikan, yang terjadi pada 98% dosis pertama dan 95,3% dosis kedua. Reaksi sistemik terbanyak adalah kelelahan yang dialami oleh 49,8% pada dosis pertama dan 45,9% pada dosis kedua. Umur terbanyak yang mengalami KIPI berkisar 26-35 tahun, dan jenis kelamin yang paling banyak mengalami KIPI adalah perempuan. Tidak ada hubungan signifikansi antara karakteristik dengan klasifikasi KIPI COVID-19 pada tenaga kesehatan di rumah sakit umum se-Kota Padang. Penelitian ini menuturkan bahwa reaksi lokal adalah kejadian terbanyak dan tidak ada hubungan signifikansi antara karakteristik dengan derajat KIPI COVID-19.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fadhilah, D. R., Ermayanti, S., & Herman, D. (2024). Hubungan Karakteristik dengan Klasifikasi Kejadian Ikutan pasca Imunisasi COVID-19 pada Tenaga Kesehatan di Kota Padang. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(5), 3052–3064. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i5.15722

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free