Abstract
Masalah kesehatan mental dapat dialami orang dewasa karena berbagai gejolak seperti perubahan fisik, mental, sosial, ekonomi dan emosional. Sangat disayangkan jika keluarga dan teman sebaya justru tidak memahami dan mengabaikannya dengan alasan pada masa dewasa, seseorang mampu menyelesaikan masalahnya sendiri. Padahal orang dewasa pun butuh dukungan dari orang lain termasuk dari teman sebaya. Kegiatan meliputi 5 tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan. Kegiatan ini dilakukan kepada 50 orang pemuda desa Oenoni 2, menggunakan media buku saku, leaflet, banner, power point. Sebelum dan setelah kegiatan, diukur pengetahuan pemuda menggunakan kuesioner. Selama pelatihan, pemuda mempraktikkan cara menjadi konselor. Pemuda dibagi dalam kelompok kecil untuk melakukan Foccus Group Disscusion (FGD) guna membentuk kepedulian.
Cite
CITATION STYLE
Barimbing, M. A., Feoh, F. T., & Enstein, J. (2024). Program Pemuda Peduli Kesehatan Mental Melalui Pembentukan Konselor Sebaya di Desa Oenoni 2. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(4), 2735–2743. https://doi.org/10.70609/icom.v4i4.5586
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.