Peningkatan Keterampilan Berbicara Teks Naratif melalui Metode Storytelling

  • Fauziyah T
N/ACitations
Citations of this article
93Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keterampilan berbicara teks naratif siswa X IPS 2 SMA Negeri 10 Yogyakarta tahun pelajaran 2020-2021 masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah peningkatan keterampilan berbicara teks naratif siswa melalui metode storytelling. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas dengan instrumen berupa observasi, angket, penilaian unjuk kerja, dokumentasi. Pelaksanaan penelitian ini dari bulan April sampai Mei tahun 2021 sebanyak 2 siklus. Di setiap siklus terdapat 4 kegiatan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, refleksi. Subjek penelitian ini siswa X IPS 2 SMA Negeri 10 Yogyakarta tahun pelajaran 2020-2021. Ditunjukkan oleh hasil penelitian bahwa persentase jumlah siswa yang nilainya sudah KKM selalu naik. Di tahap prasiklus yang mencapai KKM 16 siswa (45.72%), meningkat 18 siswa (51.43%) di siklus 1, dan meningkat lagi menjadi 31 siswa (88.57%) di siklus 2. Kenaikan jumlah siswa yang mencapai KKM dari tahap prasiklus sampai siklus 2 adalah 42.85%. Persentase perolehan rerata nilai siswa mengalami kenaikan pula sebanyak 3.65%, dari 75.20% pada tahap prasiklus ke angka 75.80% di siklus 1, dan 78.85% di siklus 2. Simpulnya, keterampilan berbicara teks naratif dapat ditingkatkan dengan metode storytelling.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fauziyah, T. R. (2022). Peningkatan Keterampilan Berbicara Teks Naratif melalui Metode Storytelling. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 7(2), 164–169. https://doi.org/10.51169/ideguru.v7i2.341

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free