Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Negeri 13 Samarinda Materi Impuls dan Momentum

  • Laeni S
  • Zulkarnaen Z
  • Efwinda S
N/ACitations
Citations of this article
179Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Negeri 13 Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode posttest only control design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara  purposive sampling dengan melibatkan 31 peserta didik dari 2 kelas sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes tertulis berupa 8 soal yang mengacu pada indikator berpikir kritis, yaitu Elementary Clarification, Basic Support, Inference, Advance, Strategy and Tactics. Kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan model Discovery Learning mengalami peningkatan yang dilihat dari selisih antara nilai kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hasil uji Mann-Whitneyy diperoleh nilai Asymp.Sig.(2-tailed) sebesar 0,000. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Melalui model discovery learning, siswa didorong untuk berpikir kritis, dan menganalisis sendiri, sehingga menemukan konsep berdasarkan bahan atau data yang dieksplorasi oleh siswa sendiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Laeni, S., Zulkarnaen, Z., & Efwinda, S. (2022). Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Negeri 13 Samarinda Materi Impuls dan Momentum. Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF), 3(2), 105–115. https://doi.org/10.30872/jlpf.v3i2.935

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free