Efektivitas Penggunaan Pupuk Organik Hayati (POH) dan Cedawan Mikoriza Arbuskula (CMA) terhadap Produktivitas Tanaman Terung Hijau (Solanum melongena L.)

  • Mahtum R
  • Sudiarti D
  • Bukhori Muslim I
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAKTerung Hijau (Solanum melongena L.) adalah tanaman pangan yang ditanam untuk dimanfaatkan buahnya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan pola empat perlakuan. Pertama menggunakan POH, kedua POH dan CMA, ketiga kontrol positif, dan keempat kontrol negatif. Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanayak tiga kali. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data yaitu dengan rata-rata terbaik untuk jumlah buah 0,80 (POH), 1,02 (POH dan CMA), 1,44 (K+), 0,97 (K-), berat basah 48,33 (POH), 58,06 (POH dan CMA), 71,11 (K+), 62,22 (K-), dan berat kering 26,39 (POH), 31,67 (POH dan CMA), 42,78 (K+), 30,56 (K-). Berdasarkan hasil uji statistik untuk jumlah buah 0,154 (α>0,05), berat basah 0,331 (α>0,05), berat kering 0,138 (α>0,05). Dari hasil uji statistik tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian POH dan CMA tidak berpengaruh nyata terhadap produktivitas terung hijau, sehingga pemberian POH dan CMA tidak efektif terhadap produktivitas terung hijau.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mahtum, R., Sudiarti, D., & Bukhori Muslim, I. (2019). Efektivitas Penggunaan Pupuk Organik Hayati (POH) dan Cedawan Mikoriza Arbuskula (CMA) terhadap Produktivitas Tanaman Terung Hijau (Solanum melongena L.). JURNAL BIOSHELL, 8(2), 41–49. https://doi.org/10.36835/bio.v8i2.770

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free