Kajian Fog menggunakan Data Observasi, Penginderaan Jauh dan Model Cuaca Numerik di Kotawaringin Barat (Studi kasus: 19 Februari dan 08 April 2020)

  • Putri D
  • Koten M
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fog merupakan fenomena yang memengaruhi aktivitas manusia. Proses pembentukan dan reaksi fog sangat kompleks serta prediksinya sulit karena limitasi dari stasiun meteorologi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami mekanisme yang terjadi pada siklus hidup fog menggunakan pendekatan analisis kondisi permukaan, profil udara atas serta model cuaca numerik terhadap dua kasus fog yang terjadi di Kotawaringin Barat. Distribusi spasial menggunakan komposit kanal Red Green Blue (RGB) menunjukan bentangan yang luas berwarna biru muda yang mengindikasikan bahwa fog terbentuk pada kondisi atmosfer yang hangat. Kondisi kelembaban yang tinggi saat fog bertahan dari lapisan bawah hingga lapisan menengah dengan ketinggian inversi berada di ketinggian sekitar 200 m. Kasus fog terbentuk pada nilai Fog Stability Index (FSI) 31 dengan potensi pembentukan fog yang tinggi, akan tetapi pada kasus pertama sebelum fog nilai FSI menunjukan potensi yang rendah. Sedangkan nilai Liquid Water Content (LWC) dan Downward Longwave Flux (L↓) menunjukan kenaikan yang terjadi pada waktu yang sama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, D. M., & Koten, M. C. R. (2021). Kajian Fog menggunakan Data Observasi, Penginderaan Jauh dan Model Cuaca Numerik di Kotawaringin Barat (Studi kasus: 19 Februari dan 08 April 2020). Jurnal Fisika, 11(2), 84–94. https://doi.org/10.15294/jf.v11i2.31905

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free