Abstract
Indonesia adalah negara agraris yang mana sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani, demikian pula dengan Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Kondisi geografisnya yang berada pada dataran tinggi menjadikan sayuran sebagai komoditi yang paling banyak di tanam oleh petani di Desa Baturiti. Memasuki masa Pandemi Covid – 19, produksi pertanian kususnya sayuran mengalami penurunan yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pengaruh luas lahan, modal dan tenaga kerja terhadap pendapatan petani sayur selama masa Pandemi Covid-19 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbentuk asosiatif. Lokasi penelitian bertempat di Desa Baturiti dengan jumlah responden sebanyak 100 orang petani sayur yang tersebar pada delapan banjar yang berbeda. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa luas lahan, modal dan tenaga kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani sayur di Desa Baturiti selama masa Pandemi Covid-19. Secara parsial luas lahan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendapatan petani sayur, sedangkan modal dan tenaga kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani sayur di Desa Baturiti selama masa Pandemi Covid-19.
Cite
CITATION STYLE
Widiani, N. M. N., & Bendesa, I. K. G. (2023). PENGARUH LUAS LAHAN, MODAL DAN TENAGA KERJA TERHADAP PENDAPATAN PETANI SAYUR DI DESA BATURITI SELAMA PANDEMI COVID-19. E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 1266. https://doi.org/10.24843/eeb.2023.v12.i07.p03
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.