Sebuah Ironi: Kegagalan Amerika Serikat dan Bank Dunia dalam Upaya Menyelesaikan Konflik Bendungan GERD

  • Bernadeta Ninditha Herdianti
  • Rr. Hermini Susiatiningsih
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keterlibatan pihak ketiga kerap kali dijumpai di sejumlah konflik. Kehadirannya ini bagai pedang bermata dua. Pihak ketiga dapat mendamaikan pihak yang berkonflik, tapi tidak jarang justru memperkeruh suasana yang sudah kelam sebelumnya. Tidak terkecuali keterlibatan Amerika Serikat serta Bank Dunia dalam upaya menyelesaikan konflik Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD) yang menjadi sengketa selama beberapa tahun terakhir antara Mesir, Sudan, dan Etiopia. Sumber daya yang terbatas dan ketergantungan banyak pihak akan sumber daya tersebut telah menciptakan konflik kepentingan yang sampai saat ini tak kunjung mencapai kata sepakat. Kehadiran pihak ketiga ini nyatanya tidak menyelesaikan konflik dan justru berujung pada kegagalan negosiasi. Artikel ini hendak menganalisis faktor penyebab kegagalan negosiasi internasional yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Bank Dunia dalam konflik Bendungan GERD. Penelitian ini akan dianalisis menggunakan teori kegagalan negosiasi internasional serta menggunakan metode kualitatif eksplanatif sebagai landasan penelitian dalam mengupas faktor yang melatarbelakangi kegagalan negosiasi ini. Penelitian ini menemukan bahwa aktor yang terlibat, proses formulasi dalam negosiasi, dan strategi yang dipilih negosiator merupakan faktor penyebab kegagalan negosiasi tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bernadeta Ninditha Herdianti, & Rr. Hermini Susiatiningsih. (2023). Sebuah Ironi: Kegagalan Amerika Serikat dan Bank Dunia dalam Upaya Menyelesaikan Konflik Bendungan GERD. Jurnal Hubungan Internasional, 16(2), 304–322. https://doi.org/10.20473/jhi.v16i2.49712

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free