Perbandingan Teknik Boolean Dengan Weighted Overlay Dalam Analisis Potensi Longsor di Banjarmasin

  • Ukhti F
  • Manurung Z
  • Mahendra M
N/ACitations
Citations of this article
190Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Longsor merupakan perpindahan massa tanah secara alami, longsor terjadi dalam waktu singkat dan dengan volume yang besar. Longsor adalah salah satu bencana alam yang merugikan, maka perlu adanya antisipasi salah satunya adalah dengan membuat peta kerentanan longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran zona rawan longsor pada daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan dengan menggunakan teknik Boolean dan Weighted Overlay. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data RBI, data DEM, data SHP Geologi Regional Kalimantan Selatan, dan data curah hujan yang diolah dengan menggunakan software ArcMap 10.3. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pada teknik Boolean sebaran zona rawan longsor berada pada bagian utara, tenggara, selatan dan barat daya, sedangkan pada teknik Weighted Overlay sebaran zona rawan longsor hanya tersebar di bagian utara dan selatan. Jika diperhatikan teknik Boolean memasukkan semua data yang sesuai dan tidak dapat mengurutkannya, karena semua data dianggap memiliki bobot, sedangkan pada teknik Weighted Overlay tiap data diinput berdasarkan kepentingannya atau pengaruhnya. Maka yang paling sesuai digunakan dalam melihat potensi longsor daerah Banjarmasin yaitu menggunakan teknik Weighted Overlay.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ukhti, F., Manurung, Z. K., & Mahendra, M. D. (2021). Perbandingan Teknik Boolean Dengan Weighted Overlay Dalam Analisis Potensi Longsor di Banjarmasin. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 2(1), 25–32. https://doi.org/10.23960/jgrs.2021.v2i1.53

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free