Abstract
Terhitung selama dua tahun lebih UIN Sunan Ampel Surabaya menyelenggarakan perkuliahan dengan metode daring, sebagai dampak dari adanya pandemi Covid. Pandemi Covid terbukti tidak hanya berdampak kepada sektor kesehatan dan ekonomi, melainkan juga pendidikan. Di sisi lain, sektor keamanan nasional juga turut terancam, dengan adanya peluang bagi kelompok teroris untuk memanfaatkan situasi kekacauan. Penelitian ini berfokus kepada adanya potensi ancaman sebaran paham radikalisme, yang menyasar kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa UINSA selama proses perkuliahan daring. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peluang pergeseran metode yang digunakan oleh kelompok teroris untuk mempengaruhi kalangan mahasiswa, yakni dengan maraknya Cyberterrorism selama Pandemi. Penelitian ini menjelaskan fenomena tersebut dengan metode penelitian kualitatif dan memaparkan hasil kuisioner yang diisi oleh mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya, sebagai landasan adanya potensi sebaran paham radikalisme melalui internet serta sosial media, yang saat ini menjadi platform utama pembelajaran.
Cite
CITATION STYLE
Murthi, N. K. (2022). Analisis Potensi Sebaran Paham Radikalisme dalam Proses Perkuliahan Daring di UIN Sunan Ampel Surabaya. Journal of Integrative International Relations, 7(1), 21–42. https://doi.org/10.15642/jiir.2022.7.1.21-42
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.