Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kunci dalam pengembangan kelembagaan agroforestry di lahan masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah mulai bulan April-Desember 2014. Data dianalisis dengan analisis Interpretative Structural Modelling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga elemen utama dalam pengembangan kelembagaan agroforestry yaitu elemen kendala utama yang dihadapi, program utama dan aktor utama. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa faktor kunci yang harus diperhatikan dalam pengembangan kelembagaan agroforestry adalah dukungan kebijakan, ketersediaan paket teknologi agroforestry, serta optimalisasi keterlibatan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Cilacap dan instansi penelitian/perguruan tinggi. Oleh karena itu, disarankan kepada pemerintah baik pusat maupun daerah untuk mengutamakan pengelolaan terhadap faktor kunci tersebut dalam usaha pengembangan kelembagaan agroforestry. Kata
Cite
CITATION STYLE
Saepudin Ruhimat, I. (2016). FAKTOR KUNCI DALAM PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN AGROFORESTRY PADA LAHAN MASYARAKAT. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 13(2), 73–84. https://doi.org/10.20886/jpsek.2016.13.2.73-84
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.