Abstract
Dalam konteks pendidikan di Indonesia, Kurikulum Merdeka Belajar hadir sebagai langkah inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang fleksibel, relevan, dan berpusat pada peserta didik. Kurikulum Merdeka mendorong guru untuk menjadi fasilitator pembelajaran yang kreatif, sehingga mampu memenuhi kebutuhan dan potensi siswa secara optimal. Dalam upaya meningkatkan kreativitas guru, teori kognitif menekankan pada pemahaman proses berpikir, pemecahan masalah, dan pengembangan ide-ide baru, yang sangat berkaitan dengan kreativitas dalam pembelajaran. Metode yang digunakan ialah dengan mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai jurnal dan artikel yang berkaitan dengan tema kreativitas guru dan teori kognitif, dengan data-data tersebut dapat melihat benar-benar valid. lalu di paparkan hasil yang di dapat dalam hasil. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai referensi yang relevan. Dua hal yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini yaitu sudut pandang teori kognitif dan hubungannya dengan kreativitas guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar. Dalam konteks ini, teori kognitif berperan penting dalam membantu guru memahami cara berpikir dan belajar siswa, sehingga dapat merancang pembelajaran yang lebih efektif dan kreatif.
Cite
CITATION STYLE
Fauziah, H., Ghaida Muthmainnah, H., & Chadidjah, S. (2025). Analisis Teori Kognitif Dalam Meningkatkan Kreativitas Guru PAI Pada Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 137–155. https://doi.org/10.19105/rjpai.v6i1.18438
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.