Abstract
Latar Belakang: Inkontinensia urin merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada lansia. Meski merasa malu, pihak keluarga menganggap hal yang wajar terjadi pada lansia tidak perlu ditanggulangi. Inkontinensia urin dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, sosial, psikologis serta dapat menurunkan kualitas hidup lansia dalam keluarga. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran penatalaksanaan inkontinensia urin pada lansia pada keluarga di Puskesmas Jepon Kabupaten Blora. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah kualitatif fenomenologis, dengan desain deskriptif eksploratif. Data yang diperoleh diolah dengan teknik Collaizi yang terdiri dari tujuh langkah. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah empat orang lansia yang berusia ≥ 80 tahun. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang inkontinensia urin masih kurang, buang air kecil kapan saja, dimana saja dan tidak dapat dikontrol, kurangnya cara pencegahan inkontinensia urin yang efektif, kurangnya edukasi cara pengobatan dari petugas kesehatan. Kesimpulan : Perlunya sosialisasi dan penyuluhan tentang inkontinensia urin, pencegahan dan perawatan lansia di keluarga.
Cite
CITATION STYLE
Abidin, M. Z. (2023). Gambaran Penanganan Inkontinensia Urine Pada Lansia Di Keluarga Di Wilayah Puskesmas Jepon Kabupaten Blora. Jurnal Studi Keperawatan, 4(2), 14–19. https://doi.org/10.31983/j-sikep.v4i2.10322
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.