HOTS (High Order Thingking Skill) dalam Paedagogik Kritis

  • Abraham I
  • Tjalla A
  • Indrajit R
N/ACitations
Citations of this article
155Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dunia saat ini mengalami masa yang di sebut VUCA (Volatile, Uncertain, Complexity and Ambiguity)  artinya berubah sangat cepat, ketidakpastian, komplesitas dan ketidakjelasan. Seiring dengan hal tersebut beberapa kemampuan/skill yang dibutuhkan menurut World Economic Forum merilis 10 skill yang mutlak dibutuhkan para pekerja untuk bisa menghadapi perubahan, terutama adanya era Industry 4.0. Kemampuan/skill tersebut antara lain pemecahan masalah yang komplek, berpikir kritis,kreativitas, mamajemen manusia, koordinasi dengan orang lain, kecerdasan emosional, penilaian dan pegambilan keputusan, berorientasi pada servis, negosiasi dan fleksibilitas kognitif. Secara umum tujuan pendidikan adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik sehingga mampu menghadapi setiap kondisi dalam kehidupannya. Pengembangan potensi peserta didik memerlukan respon yang tidak hanya mengetahui serta memahami sebuah persoalan. Lebih dari itu pegembangan potensi peserta didik juga harus menyasasr kemampuan berpikir tingkat tinggi. Di dalam taksonomi Bloom kita mengenal adanya level kemampuan mulai dari LOTS, MOTS dan HOTS. Yang termasuk kedalam level HOTS adalah menganalisis, megevaluasi dan mengkreasi. Artikel ini di tulis dengan tujuan memberikan sedikit  pemahaman tentang bagaimana HOTS dalam perspektif penilaian, teknik dalam membuat soal HOTS.

Cite

CITATION STYLE

APA

Abraham, I., Tjalla, A., & Indrajit, R. E. (2021). HOTS (High Order Thingking Skill) dalam Paedagogik Kritis. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 5(3). https://doi.org/10.58258/jisip.v5i3.2211

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free