Pemberdayaan Guru Dalam Program Pendidikan Seks Terintegrasi Kurikulum Sekolah Dasar

  • Wulandari M
  • Hidayat M
  • Sayekti I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
58Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan keterampilan perlindungan diri dari pelecehan seksual masih rendah untuk siswa kelas 5 SD di Surakarta. Selain itu hampir seluruh guru yang menjadi responden penelitian belum pernah mengikuti pelatihan pendidikan seks untuk anak dan pengetahuan tentang pelecehan seksual anak masih kurang. Cara paling efektif untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang pendidikan seks anak melalui program pendidikan komprehensif yang dirancang untuk melindungi anak dari pelecehan seksual.Program prevensi pelecehan seksual anak lebih efektif dilakukan di sekolah. Sekolah menjadi basis untuk prevensi pelecehan seksual anak. Program Pendidikan Seks Terintegrasi Kurikulum selain mengajarkan materi pubertas juga untuk meningkatkan perlindungan anak dari pelecehan seksual. Untuk itu pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan, antara lain: (1) Memberikan pemahaman pada guru tentang pubertas dan pencegahan pelecehan seksual, (2) Memberikan pelatihan terhadap guru mengenai program pendidikan seks terintegrasi kurikulum. Metode pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi persiapan dan pelaksanaan pengabdian masyarakat. Pengabdian ini ditujukan pada guru kelas 6 SD di SD Muhammadiyah PK Kottabarat dan SD Muhammadiyah 1 Surakarta.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wulandari, M. D., Hidayat, M. T., Sayekti, I. C., Rahmawati, F. P., Chusniyah, T., Hanurawan, F., … Arfianto, A. (2021). Pemberdayaan Guru Dalam Program Pendidikan Seks Terintegrasi Kurikulum Sekolah Dasar. Abdi Psikonomi, 135–142. https://doi.org/10.23917/psikonomi.v2i4.448

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free