Abstract
Artikel ini mencoba menawarkan cara pandang ontologis baru untuk melihat ASEAN dengan memperkenalkan konsep 'compartmentalized regionalism' ('regionalisme terkompartementalisasi').Berbeda dengan pandangan umum para praktisi diplomasi ASEAN maupun para akademisi yang melihat sejarah ASEAN sebagai sebuah evolusi linear dari sebuah proyek regional yang berfokus pada dimensi politik dan keamanan menjadi sebuah proyek regional yang bersifat multidimensional melalui 'perluasan dan pendalaman' ('widening and deepening'), gagasan 'compartmentalized regionalism' mengenali perkembangan ASEAN sebagai perkembangan dua proyek regionalisme yang terpisah namun diletakkan dalam satu nama. Kedua proyek regionalisme ini memiliki pengaturan yang berbeda, didorong oleh aktor-aktor yang berlainan, serta bekerja berdasarkan logika yang tak sama. Dengan demikian, perkembangan ASEAN selayaknya tidak dilihat hanya sebagai 'perluasan dan pendalaman' ('widening and deepening'), namun sebagai perkembangan dua proyek regionalisme yang berbeda itu dan interaksi yang kompleks di antara keduanya.
Cite
CITATION STYLE
Choiruzzad, S. A. B. (2017). ASEAN as ‘Compartmentalized Regionalism.’ Global: Jurnal Politik Internasional, 19(1), 44. https://doi.org/10.7454/global.v19i1.136
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.