Abstract
Menurut hasil Riskesdas 2013, kesehatan ibu dan anak-anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang menyangkut dunia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh faktor perilaku terhadap kinerja bidan dengan pendekatan teori model kepercayaan kesehatan di pusat kesehatan masyarakat Pangarengan. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional yang dilakukan cross-sectional pada bulan Agustus-Oktober 2019. Teknik untuk mengumpulkan data adalah kuesioner dan check list. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bidan yang bekerja di puskesmas Pengarengan berjumlah dua puluh orang. Distribusi frekuensi digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil uji regresi linier diperoleh perceived severity, perceived susceptibility dan cues to actions memiliki pengaruh positif terhadap perilaku bidan. Sedangkan perceived barrier, perceived benefit dan self efficacy memiliki pengaruh sebaliknya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa health belief model theory memiliki pengaruh terhadap peningkatan perilaku pelayanan antenatal di Puskesmas Pengarengan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian lanjut tentang perilaku terhadap kinerja dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan antenatal.
Cite
CITATION STYLE
Dewi, C. K. (2020). ANTENATALCARE ANALYSIS BY MIDWIFE IN COMMUNITY HEALTH CENTERS PENGARENGAN SAMPANG BASED ON HEALTH BELIEF MODEL THEORY. JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA, 8(2), 174–194. https://doi.org/10.36973/jkih.v8i2.253
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.