Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon tanaman bayam brazil pada aplikasi kompos eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan pupuk kandang kambing dengan cahaya buatan LED dan neon. Penelitian dilaksanakan di KP2 Instiper di Maguwoharjo, Depok, Sleman pada bulan April sanpai Juni 2022. Penelitian menggunakan metode perobaan dengan rancangan split-plot. Mainplot berupa cahaya buatan terdiri dari tiga macam yaitu: Kontrol (cahaya matahari), Lampu Neon 18 Watt dan Lampu LED 36 Watt. Subplot berupa macam pupuk organik terdiri dari tiga macam yaitu: Kontrol (tanpa pupuk), kompos eceng gondok, dan kompos kotoran kambing, sehingga diperoleh 3 x 3 = 9 kombinasi perlakuan masing-masing dengan 3 ulangan. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa bahwa kombinasi aplikasi berbagai sumber cahaya dan berbagai macam pupuk organik mempengaruhi pertumbuhan tanaman bayam brazil (Alternanthera sissoo). Pertumbuhan dan biomassa bayam brazil pada kombinasi cahaya matahari maupun lampu LED 36 Watt dengan kompos eceng gondok maupun pupuk kandang kambing lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan dan biomasssa bayam brazil pada kombinasi lampu neon 18 Watt dengan berbagai macam pupuk organik. Ada korelasi positif antara biomassa tajuk dan biomassa akar. Cahaya matahari dan LED mempunyai intensitas cahaya yang lebih sesuai untuk pertumbuhan bayam brazil dibandingkan dengan lampu neon
Cite
CITATION STYLE
Astuti, Y. T. M., Armanda, A. F. S., & Ginting, C. (2023). RESPON BAYAM BRAZIL (Alternanthera sissoo) PADA APLIKASI SUMBER CAHAYA BUATAN DENGAN MEDIA PUPUK KANDANG KAMBING DAN KOMPOS Eichhornia crassipes. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(3), 375–384. https://doi.org/10.25181/jppt.v23i3.2832
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.