ANALISIS INTELIGENSI DAN BERPIKIR KRITIS

  • Triwulandari S
  • U.S S
N/ACitations
Citations of this article
998Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu faktor yang membedakan antara manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah inteligensi. Inteligensi adalah kemampuan untuk belajar dari pengalaman dan beradaptasi dengan, membentuk, dan memilih lingkungan. Inteligensi sering dikaitkan dengan perilaku adaptif dimana seseorang menggunakan pengalaman untuk menanggapi situasi tertentu. Ada banyak dan beragam teori inteligensi. Teori inteligensi memiliki beberapa jenis. Teori yang paling terlihat adalah teori psikometri, yang mengkonseptualisasi inteligensi dalam bentuk semacam "peta" pikiran. Banyak yang menghubungkan antara inteligensi dengan keterampilan berpikir kritis. Meskipun keduanya memiliki kesamaan terkait proses berpikir, akan tetapi intelegensi berbeda dengan berpikir kritis. Berpikir kritis bergantung pada pemikiran fleksibel yang mengharuskan seseorang untuk menganalisis bukti yang tersedia, mengidentifikasi informasi yang salah, dan membuat keputusan yang tepat. Adapun, inteligensi sebagian besar bergantung pada logika, pemahaman bersama, dan pengetahuan yang dipelajari saat membuat keputusan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Triwulandari, S., & U.S, S. (2022). ANALISIS INTELIGENSI DAN BERPIKIR KRITIS. Utile: Jurnal Kependidikan, 8(1), 50–61. https://doi.org/10.37150/jut.v8i1.1618

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free