Abstract
Gerakan literasi di SDN 4 Tumpakpelem Sawoo Ponorogo perlu lebih disosialisasikan, terutama kepada siswa dengan minat baca rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan gerakan literasi di Sekolah Dasar Negeri 4 Tumpakpelem Sawoo Ponorogo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD) menunjukkan pelaksanaan gerakan literasi masih pada tahap pembiasaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan gerakan literasi di Sekolah Dasar Negeri 4 Tumpakpelem masih pada tahap pembiasaan. Sosialisasi intensif diperlukan untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya literasi. Faktor pendukung melibatkan dukungan stakeholder dan antusiasme siswa, sementara faktor penghambat termasuk kurangnya personil, ketidaktersediaan alat pengeras suara, dan jumlah buku yang terbatas. Perlu upaya lebih lanjut untuk mengatasi hambatan dan meningkatkan efektivitas gerakan literasi di sekolah tersebut.
Cite
CITATION STYLE
Sulton, A., Fatkuroji, A., & Azizah, I. A. (2023). GERAKAN LITERASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 4 TUMPAKPELEM SAWOO PONOROGO. InEJ: Indonesian Engagement Journal, 4(1). https://doi.org/10.21154/inej.v4i1.7962
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.