Manajemen Pembelajaran Fiqih di Sekolah dan Madrasa Bagi Guru Pendidikan Agama Islam

  • Aseri M
N/ACitations
Citations of this article
297Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini mengkaji tentang pentingnya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengelola pembelajaran di kelas, khususnya pembelajaran fiqih di sekolah dan madrasah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Metode studi kepustakaan adalah metode pengumpulan beberapa data yang diperoleh melalui catatan, karya, atau gambar. Dengan demikian, pembahasan atau data yang diperoleh merupakan hasil eksplorasi dari beberapa sumber bacaan yang relevan. Hal ini merupakan upaya, tindakan, dan metode yang dilakukan oleh guru PAI dalam mewujudkan pembelajaran fiqih yang dinamis dan menarik. Pengelolaan pembelajaran fiqih sangatlah penting. Sehingga tidak terjadi kesalahan dalam memahami materi fikih yang sarat akan pemikiran ulama/ahli, pandangan mazhab, dan tata cara ibadah yang baik dan benar. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran fiqih di sekolah dan madrasah perlu hadir dengan menggunakan pendekatan kontekstual yang berkaitan dengan konteks kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan menggunakan berbagai metode, seperti metode ceramah, metode tanya jawab, metode dasar, metode resitasi, dan metode drill. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengelolaan pembelajaran fikih di sekolah dan madrasah terdiri dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aseri, M. (2022). Manajemen Pembelajaran Fiqih di Sekolah dan Madrasa Bagi Guru Pendidikan Agama Islam. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 229. https://doi.org/10.35931/am.v6i2.920

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free