Abstract
Kebakaran gedung memiliki dampak yang sangat signifikan yang bersifat langsung maupun tidak langsung, mencakup aspek keselamatan manusia, kerugian ekonomi, dan kerusakan lingkungan. Kebakaran gedung dapat mengancam nyawa penghuni maupun petugas penyelamat. Kebakaran dapat menghancurkan aset bernilai tinggi seperti peralatan elektronik, dokumen penting, dan inventaris bisnis. Selain itu, kebakaran dapat melepaskan zat beracun seperti dioksin, hidrogen sianida, dan logam berat dari material yang terbakar (misalnya plastik, cat, atau bahan kimia). Agar mengurangi dampak akibat kebakaran, maka dikembangkan teknologi detektor kebakaran. Tujuan penelitian ini yaitu membangun detektor kebakaran agar dapat memberikan peringatan dini jika terjadi potensi kebakaran. Metode yang digunakan yaitu Research and Development (R&D). Hasil pengujian menunjukkan performa sistem yang konsisten seperti kemampuan deteksi suhu yang andal, ditunjukkan oleh perbedaan signifikan antara pembacaan rata-rata suhu ambient (29°C) dan kondisi eksposur api (52°C) dan responsivitas sistem yang cepat dengan waktu respon rata-rata 5 detik. Dapat disimpulkan bahwa detektor kebakaran ini dapat bekerja dengan baik.
Cite
CITATION STYLE
Fadli, M. N., & Hadi, S. (2025). DESAIN SISTEM EMBEDDED UNTUK DETEKSI KEBAKARAN BERBASIS SENSOR INFRAMERAH NON-KONTAK. JAIM: Jurnal Aliansi Ilmu Multidisiplin, 1(1), 41–49. https://doi.org/10.63545/jaim.v1.i1.125
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.