Pengembangan Urban Farming Kampung Sayur Berdasarkan Preferensi Masyarakat Kecamatan Gubeng Kota Surabaya

  • Aisy R
  • Soedarto T
  • Setiawan R
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dengan tanah yang subur dan kaya akan sumber dayaalam, terutama pada sektor pertaniannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah denganmengadakan program urban farming (pertanian perkotaan). Pelaksanaan pertanian perkotaandilatarbelakangi oleh permasalahan kemiskinan yang ada di perkotaan. Preferensi masyarakat untukmelakukan program urban farming yang dibutuhkan sangat penting, hal ini bertujuan agar masyarakatbersedia dan turut berperan aktif dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis Confirmatory Factor Analysis (CFA). Berdasarkan hasildari analisa Confirmatory Factor Analysis (CFA) terdapat beberapa variabel yang tereduksi. Artinyavariabel tersebut tidak sesuai dengan preferensi masyarakat Kecamatan Gubeng. Variabel yang tidaksesuai atau tidak berpengaruh menurut preferensi masyarakat Kecamatan Gubeng adalah lokasiurban farming di lahan pemerintah dan teknik konvensional dalam urban farming.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aisy, R., Soedarto, T., & Setiawan, R. F. (2023). Pengembangan Urban Farming Kampung Sayur Berdasarkan Preferensi Masyarakat Kecamatan Gubeng Kota Surabaya. JURNAL RISET INDRAGIRI, 2(2), 102–113. https://doi.org/10.61069/juri.v2i2.56

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free