Abstract
Upaya pemulihan lahan gambut terdegradasi yaitu dengan melakukan pembasahan kembali dengan pembangunan sekat kanal pada lokasi yang mengalami degradasi. Penyekatan kanal dapat meningkatkan daya simpan (retensi) air di lahan gambut sehingga dapat mencegah penurunan permukaan air di lahan gambut atau dalam keadaan lembab. Lokasi penelitian di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat, yaitu Sekat Kanal 2019 (SK19), Sekat Kanal 2020 (SK20), Tanpa Sekat Kanal (TSK) dan Hutan Sekunder (HS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat kimia tanah gambut pada setiap lokasi yang bersekat kanal yang dibangun pada tahun 2019 dan 2020, tanpa sekat kanal dan hutan sekunder di Desa Kubu Padi Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya. Pengambilan sampel dengan kedalaman 0 – 30 cm dan pengukuran lapangan untuk kedalaman muka air tanah menggunakan piezometer. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan tahun pembangunan sekat kanal 2019 dan 2020 (SK19 dan SK20), tanpa sekat kanal (TSK) dan hutan sekunder (HS). Jumlah titik sampel yaitu 24 titik sampel (4 lokasi x 6 ulangan). Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu pH tanah, nitrogen total, fosfor tersedia, K-dd, Na-dd, Ca-dd, Mg-dd, kadar abu tanah gambut, kejenuhan basa tanah, kapasitas tukar kation, karbon organik tanah, dan C/N rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH tanah paling tinggi yaitu 3,15 terdapat di SK19, sedangkan pH tanah terendah yaitu 2,91. Nitrogen paling tinggi di SK19 yaitu 0,35% dan SK20 terendah yaitu 0,29%. Fosfor paling tinggi terdapat di SK20 yaitu 34,29 mg/100g dan terendah di SK19 27,88 mg/100g. Kalium-dd pada SK20, TSK dan HS yaitu 0,05 cmol(+)kg-1 sedangkan pada SK19 yaitu 0,04 cmol(+)kg-1. Natrium-dd tertinggi terdapat pada TSK yaitu 0,09 cmol(+)kg-1 dan terendah di SK19 yaitu 0,07 cmol(+)kg-1. Kalsium-dd tertinggi pada TSK yaitu 0,46 cmol(+)kg-1 dan terendah pada SK19 dan HS yaitu 0,22 cmol(+)kg-1, sedangkan pada SK20 yaitu 0,24. Magnesium-dd tertinggi pada TSK yaitu 0,42 cmol(+)kg-1 dan terendah pada HS yaitu 0,18 cmol(+)kg-1. Kadar abu tertinggi pada TSK yaitu 0,81 % dan terendah pada SK19 0,31 %. Kejenuhan basa tertinggi pada TSK yaitu 3,81 % dan terendah pada SK19 yaitu 1,96 %. KTK tertinggi pada TSK yaitu 30,15 mg/100g dan terendah pada SK20 yaitu 23,38 mg/100g. C-Organik tertinggi pada SK19 yaitu 57,81 % dan terendah pada TSK yaitu 57,52 %. C/N Rasio tertinggi pada HS yaitu 43,47 dan terendah pada SK20 yaitu 38,07.
Cite
CITATION STYLE
Putra, R. D., Nusantara, R. W., & Manurung, R. (2023). KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN GAMBUT BERSEKAT KANAL DI DESA KUBU PADI KABUPATEN KUBU RAYA. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(3), 640. https://doi.org/10.26418/jspe.v12i3.64780
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.