MAQASID ALQURAN PERSPEKTIF MUHAMMAD AL-GHAZALI

  • Mufid A
N/ACitations
Citations of this article
51Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kajian tentang maqashid Alquran urgen untuk dilakukan, karena dengan menguasai maqashid Alquran akan mampu mengharmonisasikan antara inti misi Alquran dengan sendi-sendi pokok kehidupan. Tulisan yang didasarkan studi kepustakaan ini berusaha mengeksplorasi metode Muhammad al-Ghazali dalam menguak maqashid Alquran, termasuk pra penelitian yang ditempuh sebelum merumuskan metode maqashid Alquran. Penelitian menemukan bahwa al-Ghazali menawarkan lima metode untuk dapat menyingkap maqashid Alquran. Pertama, perenungan yang mendalam atas teks-teks Alquran dan mengoptimalkan akal. Kedua, penggunaan dua mekanisme sekaligus, yakni berpikir induktif dan analisis, serta melacak berbagai teks dan tanda yang menunjukan adanya maqasid. Ketiga, pembacaan menyeluruh terhadap teks-teks wahyu sehingga holistic, tidak literal dan sektarian. Keempat, selalu bercengkerama dengan Alquran sembari menginterogasi ayat-ayatnya untuk mengeksplorasi kedalaman maknanya. Kelima, mencurahkan kemampuan untuk memproduksi fikih realitas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mufid, A. (2019). MAQASID ALQURAN PERSPEKTIF MUHAMMAD AL-GHAZALI. Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir, 4(2), 118–132. https://doi.org/10.15575/al-bayan.v4i2.7289

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free