Perbandingan Ekstrak Daun Mangga Bacang Dengan Ekstrak Daun Pepaya Dalam Menghambat Pertumbuhan Streptococcus Mutans

  • Prasasti C
  • G B
  • Hasibuan S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
126Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan; karies gigi penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, mulai dari permukaan email hingga dentin, dan meluas hingga pulpa. Tujuan; mengetahui perbandingan efektivitas ekstrak daun mangga (Mangifera foetida L) dengan ekstrak daun pepaya (Carica papaya) dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Metode; penelitian eksperimental laboratoris dengan desain posttest only control group in vitro. Analisis yang digunakan adalah Oneway ANOVA. Hasil; menunjukkan dari rata-rata diameter hambat ekstrak daun mangga 50% terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans adalah 13,16 ± 0,27, dan rata-rata diameter hambat ekstrak daun pepaya 50% terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans adalah 9,18 ± 0,23. Kesimpulan; bahwa terdapat perbedaan keefektifan ekstrak daun mangga cincang dan ekstrak daun pepaya terhadap Streptococcus mutans

Cite

CITATION STYLE

APA

Prasasti, C. A., G, B. T., Hasibuan, S. Y., Hutagalung, M. H. P., & Molek, M. (2021). Perbandingan Ekstrak Daun Mangga Bacang Dengan Ekstrak Daun Pepaya Dalam Menghambat Pertumbuhan Streptococcus Mutans. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 235–240. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.591

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free