Kultur Bimbingan dan Konseling di Pesantren Nurul Huda Pakandangan

  • Hairit A
  • Rahmawati R
  • Rahman M
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu keunian pesantren adalah bagaimana kultur pesantren dalam melakukan bimbingan dan konseling sebagai bentuk penanganan pelanggaran disiplin santri dalam mengikuti disiplin dan aturan pesantren, apakah  Kultur pendidikan Pesantren yang sentralistik kepada Kyai menjadikanpenanganan bimbingan dan konseling juga berpusat kepada Kyai? Penelitin ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana pesantren melakukan kegiatan bimbingan dan konseling kepada santri yang melakukan pelangaran disiplin pesantren dengan pendekatan fenomenogy, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pesantren Nurulhuda Pakandangan memiliki kultur penanganan prefentif dan juga represif dalam langkah bimbingan dan konseling. Kultur BK di pesantren dilakukan dengan cara-cara pesantren sendiri yaitu berpusat kepada Kyai dan para pembantunya yaitu para guru dan pengurus harian pesantren yaitu organisasi santri, sementara wali kelas memiliki andil yang besar dalam langkah preventif dan represif dimana sosialisasi represif lebih diutamakan dilaksanakan secara individualistik dari pada demonstratif. Langkah demonstratif diperlukan pada pelanggaran tertentu yang diperlukan kesadaran santri secara umum sehingga mereka menyadari pentinnya menjaga disiplin. Sosialisasi represif juga bisa dilakukan oleh wali kelas bahkan oleh pengurus organisasi santri dalam pelanggran yang ringan namun sering dilakukan. Namun semua tindakan tersebut harus dilaporkan kepada Kyai.   Katakunci :  Kultur, Bimbingan dan Konseling, Pesantren

Cite

CITATION STYLE

APA

Hairit, A., Rahmawati, R. K. N., & Rahman, M. (2021). Kultur Bimbingan dan Konseling di Pesantren Nurul Huda Pakandangan. SHINE: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING, 2(1), 18–24. https://doi.org/10.36379/shine.v2i1.183

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free