Pola Resistensi Obat Tuberkulosis pada Penderita TB Paru dengan Komorbid DM di Bandung pada Tahun 2022-2024

  • Ragil Santoso
  • Usep Abdullah Husin
  • Julia Hartati
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract. Drug-resistant tuberculosis (TB) is a major challenge in global TB control, especially in patients with comorbid diabetes mellitus (DM). This study aims to examine the pattern of tuberculosis drug resistance in patients with pulmonary tuberculosis accompanied by comorbid diabetes mellitus at Al-Ihsan Hospital. This study is a descriptive observational study with a retrospective approach using secondary data from patient medical records at Al-Ihsan Hospital in 2022-2024. The study population was pulmonary TB patients with comorbid DM. The analysis was carried out descriptively to describe patient characteristics and drug resistance patterns. The results of the study, 141 patients were analyzed. The majority of patients were male (52.5%) with an age distribution dominated by productive age, 14-44 years, as much as 79%. Most patients work as laborers (59%) and have elementary school education (52%). Drug resistance is dominated by multi-drug resistance (MDR) as many as 3 cases. The conclusion of this study shows that pulmonary TB patients with comorbid DM experience drug resistance with the highest resistance pattern in MDR because resistance to first-line drugs, namely isoniazid and rifampicin, is the initial stage of drug resistance development that most often occurs due to inadequate treatment, patient non-compliance, or incomplete therapy. DM patients with poor sugar control increase the risk of developing RO TB due to immune system dysfunction. In addition, rifampicin levels in patients with low DM comorbidities reduce the effectiveness of treatment. Efforts to detect early drug resistance management must be strengthened, especially in pulmonary TB patients with comorbid DM. Abstrak. Tuberkulosis (TB) resisten obat menjadi tantangan utama dalam pengendalian TB global, terutama pada pasien dengan komorbid diabetes melitus (DM). Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pola resistensi obat tuberkulosis pada penderita tuberkulosis paru yang disertai komorbid diabetes melitus di RSUD Al-Ihsan. Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien di RSUD Al-Ihsan pada tahun 2022-2024. Populasi penelitian adalah pasien TB paru dengan komorbid DM. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik pasien, dan pola resistensi obat. Hasil penelitian, sebanyak 141 pasien dianalisis. Mayoritas pasien adalah laki-laki (52,5%) dengan distribusi usia yang didominasi oleh usia produktif, 14—44 tahun, sebanyak 79% . Sebagian besar pasien bekerja sebagai buruh (59%) dan memiliki tingkat pendidikan SD (52%). Resistensi obat didominasi oleh multi-drug resistance (MDR) sebanyak 3 kasus. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa pasien TB paru dengan komorbid DM mengalami resistensi obat dengan pola resistensi tertinggi pada MDR karena resistensi terhadap obat lini pertama, yaitu isoniazid dan rifampisin, merupakan tahap awal perkembangan resistensi obat yang paling sering terjadi akibat pengobatan yang tidak adekuat, ketidakpatuhan pasien, atau terapi yang tidak tuntas. Pasien DM dengan kontrol gula buruk meningkatkan resiko terjadinya TB RO karena terjadi disfungsi sistem imun. Selain itu, kadar rifampisin pada pasien dengan komorbid rendah DM sehingga mengurangi efektivitas pengobatan. Upaya deteksi dini pengelolaan resistensi obat harus diperkuat terutama pada pasien TB paru dengan komorbid DM.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ragil Santoso, Usep Abdullah Husin, & Julia Hartati. (2025). Pola Resistensi Obat Tuberkulosis pada Penderita TB Paru dengan Komorbid DM di Bandung pada Tahun 2022-2024. Bandung Conference Series: Medical Science, 5(1), 1317–1324. https://doi.org/10.29313/bcsms.v5i1.17828

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free