Abstract
Ketahanan pangan merupakan persoalan penting yang harus diperhatikan semua pihak hingga saat ini, baik tingkat pusat maupun daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan dan tingkat ketahanan pangan petani yang terdampak erupsi Gunung Sinabung di kawasan relokasi Siosar Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo. Penelitian dilakukan pada bulan Juli s/d Nopember 2021. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan; a) Rata-rata pendapatan petani dari usahatani kentang, kol dan ubi jalar adalah Rp22.606.740,62/ musim tanam atau Rp5.651.685,16/ bulan; b) Terdapat 23,3% petani responden yang berpenghasilan diluar usahatani, dengan rata-rata pendapatan Rp556.928,57/ bulan; c) Rata-rata pengeluaran petani untuk konsumsi pangan sebesar Rp Rp911.902,33/ bulan atau Rp3.647.609,33/MT; d) Rata-rata pengeluaran petani untuk konsumsi non-pangan sebesar Rp Rp647.103,20/ bulan atau Rp2.588.412,70/ MT; e) Terdapat 43% petani dengan proporsi pengeluaran pangan > 60,0%, dengan rata-rata pengeluaran konsumsi pangan Rp898.336,00/ bulan; f) Total pengeluaran pangan dan non-pangan petani sebesar Rp1.156.490/bulan, dengan rata-rata proporsi pengeluaran petani 77,68%/ bulan, maka proporsi pengeluaran pangan petani dikatakan tinggi (> 60 % total pengeluaran keluarga petani), maka derajat ketahanan pangan dikategorikan tidak tahan pangan; g) Terdapat 57% petani dengan proporsi pengeluaran pangan < 60,0%, dengan rata-rata pengeluaran pangan Rp922.276,00/ bulan; h) Total pengeluaran pangan dan non-pangan petani adalah Rp1.866.924/bulan, dan rata-rata proporsi pengeluaran non-pangan responden tersebut 49,40%/ bulan, maka proporsi pengeluaran pangan petani dikatakan rendah (< 60 % total pengeluaran keluarga petani), maka derajat ketahanan pangan dikategorikan tahan pangan.
Cite
CITATION STYLE
Nainggolan, H. L., & Ginting, A. (2022). Analisis Pendapatan dan Ketahanan Pangan Petani Terdampak Erupsi Gunung Sinabung di Kawasan Relokasi Siosar Kabupaten Karo, Sumatera Utara. AGRIMOR, 7(2), 54–62. https://doi.org/10.32938/ag.v7i2.1670
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.