Pertanyaan Pemantik: Sebuah Model Pengajaran Yesus dalam Matius 16:13-20

  • Evarisman Nehe
  • Talizaro Tafonao
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pembahasan mengenai pertanyaan pemantik dan desain pembelajaran, telah dilakukan oleh beberapa penulis. Namun belum ada penulis yang secara konstruktif memaparkan pertanyaan pemantik dalam pengajaran Yesus yang bermanfaat bukan saja mengaktifkan nalar kritis tetapi juga mempermudah pendengar (para murid) mengerti tujuan pembelajaran (hal kerajaan sorga). Pertanyaan yang timbul adalah, bagaimanakah pertanyaan pemantik dalam model pengajaran Yesus? Kemudian apakah urgensitas pertanyaan pemantik Yesus terhadap desain pembelajaran? Tujuan tulisan ini melakukan eksposisi nats Matius 16:13-20 guna mengungkap pertanyaan pemantik yang terkandung di dalamnya, kemudian mengkajinya dalam kaitan desain pembelajaran guru di kelas, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menganalisis ragam literatur tentang pertanyaan pemantik dalam pengejaran Yesus dan kaitannya dalam desain pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertanyaan pemantik adalah jantung makna dan tujuan pembelajaran dalam ruang lingkup desain pembelajaran. Dengan demikian desain pembelajaran yang peduli pada makna dan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai adalah desain yang memberi waktu menyusun dengan cermat pertanyaan pemantik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Evarisman Nehe, & Talizaro Tafonao. (2023). Pertanyaan Pemantik: Sebuah Model Pengajaran Yesus dalam Matius 16:13-20. Pietas: Jurnal Studi Agama Dan Lintas Budaya, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.62282/pj.v1i1.1-14

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free