Pengaruh Model Pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI IPS E dan F di SMAN 9 Pekanbaru

  • Anugrah N
  • Isjoni I
  • Asril A
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sejarah masih rendah karena model pembelajaran yang kurang efektif. Model Means Ends Analysis (MEA) dapat membantu meningkatkan kemampuan ini dengan melatih siswa berpikir kritis dan menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk membahas (1) Bagaimana penerapan model pembelajaran MEA (2) Adakah pengaruh  model pembelajaran MEA terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (3) Seberapa besar pengaruh tersebut. Penelitian ini berlokasi di SMAN 9 Pekanbaru. Metode yang digunakan metode kuantitatif desain kuasi eksperimen. Teknik pengumpulan data tes, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MEA secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan model konvensional (0,00 0,05).  Kesimpulannya, model pembelajaran MEA efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran sejarah. Penerapan model ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anugrah, N., Isjoni, I., & Asril, A. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI IPS E dan F di SMAN 9 Pekanbaru. Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health, 4(1), 710–717. https://doi.org/10.57235/jetish.v4i1.4991

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free