Titik Temu Teologi Paulus dan Yakobus Mengenai Pembenaran Hanya Melalui Iman

  • Panjaitan Y
  • Marani E
  • Daud Balang
N/ACitations
Citations of this article
48Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ungkapan Paulus dalam surat Roma 3:28 dan ungkapan Yakobus dalam Yakobus 2:24 mengenai konsep pembenaran melalui iman dikesankan bersifat kontradiksi. Hal tersebut berdampak pada aplikasi praktis dari kehidupan orang percaya. Artikel ini bertujuan untuk melihat bagaimana titik temu teologi Paulus dan Yakobus mengenai konsep pembenaran hanya melalui Iman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif teologis kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua ajaran tersebut saling meneguhkan. Paulus dalam surat Roma menegaskkan bahwa pembenaran sepenuhnya adalah anugerah dari Allah di dalam Yesus Kristus dan hanya diterima melalui iman. Sedangkan Yakobus dalam suratnya menyatakan bahwa orang percaya harus menunjukkan imannya melalui perbuatan pengamalan iman. Titik temu dari ajaran tersebut adalah konsep tetang anugerah keselamatan (pembenaran) hanya melalui iman di dalam Yesus Kristus, dan selanjutnya dinyatakan di dalam perbuatan pengalaman iman yang mengasihi Allah dan sesama manusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Panjaitan, Y. K., Marani, E., & Daud Balang. (2023). Titik Temu Teologi Paulus dan Yakobus Mengenai Pembenaran Hanya Melalui Iman. Skenoo : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 196–211. https://doi.org/10.55649/skenoo.v3i2.41

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free