RESPON TANAMAN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr.) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK KCl DAN URINE SAPI

  • Rahayu A
  • Rochman N
  • Herawati H
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) merupakan salah satu tanaman indigenous yang potensial dikembangkan, karena memiliki kandungan vitamin, mineral dan zat berkhasiat yang tinggi. Upaya pengembangan tanaman katuk, antara lain dilakukan melalui pemupukan yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk KCl dan urine sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman katuk. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas dua faktor yaitu dosis pupuk KCl dan dosis urine sapi yang difermentasi. Dosis pupuk KCl dan urine sapi terdiri atas empat taraf, yaitu 0 % R (rekomendasi), 33% R, 67% R dan 100% R. Pemberian pupuk urine sapi hingga 100% R tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah tunas, luas anak daun, dan kandungan klorofil daun, namun sebaliknya pemberian urine sapi dapat meningkatkan jumlah daun, jumlah anak daun, panjang tunas dan bobot segar panen pertama. Aplikasi berbagai dosis pupuk kalium cenderung tidak menunjukkan pengaruh yang konsisten terhadap komponen pertumbuhan, produksi dan kandungan klorofil daun katuk, kecuali pada jumlah anak daun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahayu, A., Rochman, N., & Herawati, H. (2019). RESPON TANAMAN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr.) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK KCl DAN URINE SAPI. Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture), 3(2), 129–140. https://doi.org/10.35760/jpp.2019.v3i2.2303

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free