Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap perjuangan tokoh perempuan yang tertuang dalam novel Tutur Dedes Doa dan Kutukan karya Amalia Yunus menggunakan pendekatan feminisme dan dikaji melalui teori kritik sastra feminisme. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa novel tersebut memiliki fungsi sebagai sarana pencitraan perlawanan simbolis, diantaranya yaitu: 1) perlawanan simbolis melalui perjuangan tokoh perempuan dalam pendidikan; dan 2) perlawanan simbolis melalui perjuangan tokoh perempuan dengan masuknya perempuan ke arena publik.
Cite
CITATION STYLE
Sapitri, P. (2022). Perjuangan Perempuan Dalam Novel Tutur Dedes Doa dan Kutukan Karya Amalia Yunus: Kritik Sastra Feminis. BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pembelajarannya, 7(1), 106. https://doi.org/10.17977/um007v7i12023p106-115
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.