Konsep untuk Menciptakan Keseimbangan Hidup Manusia dalam Sistem Pendidikan Islam

  • Gimri F
  • Dewianti A
  • Rahmasari R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
111Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menurut pendidikan Islam, kehidupan terdiri dari dua aspek utama, yaitu kehidupan duniawi yang mengarah pada aspek materi dan kehidupan spiritual yang mengarah pada aspek moral untuk mencapaikehidupan sejahtera dan bahagia di akhirat.Oleh karena itu, sistem pendidikan Islam perlu menyeimbangkan kehidupan manusia dengan mempolarisasikan kehidupan untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.Padahal untuk mencapai tujuan hidupnya seringkali seseorang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor dalam kehidupannya, antara lain faktor materi, faktor pendidikan, dan faktor akhlak dan spiritual yaitu Ubudiyah.Oleh karena itu, pendidikan Islam diperlukan sebagai sarana untuk menunjang terwujudnya hal tersebut.Tujuan hidup manusia baik di dunia maupun di akhirat adalah seimbang melalui kesembuhan jasmani dan pembinaan rohani manusia.Pembangunan jasmani manusia diarahkan untuk mencapai kebahagiaan hidup manusia di dunia ini, sebagaimana manusia dalam hidupnya hendaknya berusaha mencari ridha Allah SWT.untuk memenuhi semua kebutuhan hidup Anda.Tentu saja untuk berusaha, orang membutuhkan kekuatan fisikKuat dan Sehat Berbicara tentang perkembangan kerohanian manusia, bertujuan untuk menciptakan kebahagiaan bagi kehidupan manusia, baik kehidupan duniawi maupun kehidupan rohani.Oleh karena itu, pengembangan spiritual menempati tempat yang lebih penting dalam penyelenggaraan pendidikan Islam.Masyarakat tidak bisa hidup nyaman hanya jika kebutuhan materinya terpenuhi, namun harus didukung juga dengan kedamaian kemanusiaan dan kebahagiaan spiritual.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gimri, F. D., Dewianti, A. F., Rahmasari, R., Rahmasari, R., & Purwanto, H. (2023). Konsep untuk Menciptakan Keseimbangan Hidup Manusia dalam Sistem Pendidikan Islam. Baitul Hikmah: Jurnal Ilmiah Keislaman, 1(2), 108–122. https://doi.org/10.46781/baitul_hikmah.v1i2.885

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free