Abstract
Masa emas bagi tumbuh kembang anak terjadi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dimulai sejak konsepsi sampai usia 24 bulan. Air Susu Ibu (ASI) mengandung komponen “nutrisi” dan “non-nutrisi” yang dapat mendukung tumbuh-kembang pasca lahir. World Health Organization (WHO) merekomendasikan anak memperoleh ASI ekslusif selama 6 bulan pasca lahir. Kecukupan nutrisi dan pertumbuhan optimal dapat dinilai menggunakan penilaian status gizi. Studi ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama setelah lahir dengan status gizi anak usia 6 -24 bulan. Studi tinjauan pustaka ini menggunakan metode PRISMA, PICO, dan Boolean Operator. Literatur yang relevan diperoleh dari 8 database elektronik dan terbatas pada 10 tahun terakhir. Kualitas literatur dinilai menggunakan Quantitative Study Quality Assessment Tool yang dirilis EPHPP. Hasil penelitian menunjukkan, diperoleh 3 dari 3.218 artikel yang sesuai kata kunci dan 127 yang membahas pertanyaan penulis. Tiga literatur tersebut menggunakan indikator dan standar status gizi, yakni Berat Badan menurut Usia (BB/U), Panjang Badan menurut Usia (PB/U), Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB), dan Indeks Massa Tubuh untuk Usia (IMT/U). Pada hasil didominasi oleh hubungan yang signifikan. Hasil studi menunjukkan bahwa status gizi BB/U, PB/U, BB/PB, dan IMT/U memiliki hubungan yang signifikan.
Cite
CITATION STYLE
Shifa, R. N., Sulistiawati, Frety, E. E., Ningrum, A. G., & Anshori, I. (2021). Nutrition Programing of Children at 6-24 Months with Exclusive Breastfeeding : A Literature Review. Jurnal Kebidanan Midwiferia, 7(1), 52–64. https://doi.org/10.21070/midwiferia.v7i1.1142
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.