Abstract
Anak usia prasekolah merupakan anak yang berusia 3 –6 tahun. Pada masa ini anak mengalami proses tumbuh kembang dalam aspek psikososial, biologis, kognitif dan spiritual yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di New Zealand dilaporkan sebanyak 24% responden mengeluhkan anaknya memiliki masalah kesulitan makan di usia tiga tahun dan 18% diantaranya berlanjut hingga usia lima tahun. Penyebab kesulitan makan pada anak sangat beragamsalah satunya yaitu faktor psikologis. Pola asuh yang tidak sesuai merupakan salah satu penyebab terjadinya gangguan psikologis pada anak yang dapat mengakibatkan gangguan makan sehingga berdampak pada proses tumbuh kembang. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku sulit makan pada anak usia prasekolah.Metode penelitian literature review, didapatkan 5 artikel jurnal penelitian melalui penelusuran database akademik sesuai kriteria inklusi. Uji kelayakan berdasarkan JBI Critical Apparsial Checklist For Analytical Cross Sectional Studies. Tahapanseleksi literatur menggunakan PRISMA. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku sulit makan.Berdasarkan kajian literaturedari kelima artikel, menunjukkan bahwa mayoritas orang tua yang menerapkan pola asuh demokratis kecil kemungkinan anaknya memiliki perilaku sulit makan dan orang tua yang menerapkan pola asuh otoriter dan permisif kemungkinan besar anaknya memiliki perilaku sulit makan. Hasil literature reviewini diharapkan dapat menjadi informasi dasar dalam pengembangan ilmu kesehatan yang berkaitan dengan pola asuh orang tua dan perilaku sulit makan pada anak.
Cite
CITATION STYLE
Rahmayanti, S. D. (2022). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perilaku Sulit Makan Pada Anak Usia Prasekolah: Literature Review. Jurnal Kesehatan Kartika, 17(1). https://doi.org/10.26874/jkkes.v17i1.213
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.