Persepsi dan Kecenderungan Keterlibatan Apoteker di Apotek pada Proses Rekonsiliasi Obat

  • Setiawan E
  • Irawati S
  • Presley B
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
68Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memotret persepsi dan kecenderungan kesediaan apoteker yang bekerja di apotek di sebuah kabupaten untuk terlibat dalam program rekonsiliasi obat. Dua buah pertanyaan panduan tertulis diberikan kepada setiap peserta dan peserta diminta kesediaannya untuk menjawab pertanyaan tersebut pada lembar yang telah disediakan. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode thematic analysis. Total terdapat 31 apoteker yang bersedia terlibat dalam penelitian ini. Seluruh peserta penelitian berpersepsi bahwa proses rekonsiliasi obat penting untuk diimplementasikan. Hampir seluruh peserta (30 dari 31 apoteker) memiliki kecenderungan untuk bersedia terlibat dalam proses rekonsiliasi obat. Terdapat 3 tema utama pertimbangan yang mendasari kecenderungan apoteker di apotek untuk bersedia terlibat dalam proses rekonsiliasi obat. Apoteker peserta penelitian yang bekerja di apotek memiliki persepsi dan kecenderungan yang baik untuk berkontribusi dalam proses rekonsiliasi obat. Identifikasi faktor-faktor yang berpotensi menjadi penghalang implementasi proses rekonsiliasi obat oleh apoteker di apotek perlu dilakukan sebelum program rekonsiliasi obat ini diimplementasikan dalam suatu daerah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setiawan, E., Irawati, S., Presley, B., & Wardhani, S. A. (2015). Persepsi dan Kecenderungan Keterlibatan Apoteker di Apotek pada Proses Rekonsiliasi Obat. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 2(1), 91. https://doi.org/10.29208/jsfk.2015.2.1.55

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free