Pemodelan Pneumonia pada Balita di Surabaya Menggunakan Spatial Autoregressive Models

  • Aulia I
  • Chamid M
  • Andari S
N/ACitations
Citations of this article
88Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pneumonia termasuk dalam 10 penyakit terbanyak di Surabaya. Jumlah kasus pneumonia pada balita setiap kecamatan di Surabaya bervariasi dan mengindikasikan adanya hubungan antar wilayah. Hal ini menjadi dasar penggunaan pemodelan spasial untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang berpengaruh terhadap pneumonia pada balita. Model spasial autoregressive (spatial autoregressive models, SAR) digunakan untuk mengakomodasi adanya hubungan atau ketergantungan antar sekelumpulan pengamatan atau lokasi. Dalam studi ini, hasil pemodelan SAR untuk kasus pneumonia pada balita pada 31 kecamatan di Surabaya dibandingkan dengan OLS (Ordinary Least Square) menghasilkan model terbaik. Model SAR menghasilkan R2sebesar 42,1%. Variabel-variabel yang berpengaruh signifikan yaitu kepadatan penduduk (X1), persentase rumah tangga bersih dan sehat (X4), dan persentase balita yang mendapat imunisasi lengkap (X5)

Cite

CITATION STYLE

APA

Aulia, I., Chamid, M. S., & Andari, S. (2017). Pemodelan Pneumonia pada Balita di Surabaya Menggunakan Spatial Autoregressive Models. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 6(1). https://doi.org/10.12962/j23373520.v6i1.22437

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free