Abstract
Tanaman cabai merupakan holikurtural yang bibitnya berasal dari biji yang banyak dibudidayakan oleh para petani cabai rawit, namun pada akhir-akhir ini terjadi perlonjakan harga signifikan di pasar. Di Indonesia sayuran hampir dijumpai disemua masakan, terutama pada masyarakat pedesaan. Cabai yang merupakan sayuran buah kebanyakan ditemui dalam masakan Indonesia, membuktikan bahwa masyarakat Indonesia sangat menyukai cabai. Tetapi mengenai asal usul cabai masuk ke Indonesia belum ada data yang menyebutkan secara pasti.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap perkecamnahan biji cabai rawit (Capsicum frutescens L). Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh lama waktu penyimpanan 6 hari terhadap perkecambahan biji cabai rawit dengan nilai (88,3333%) yang merupakan perkecambahan yang baik dalam penelitian ini, namun tidak menunjukan laju perkecambahan pada perlakuan tersebut. Kata Kunci: Penyimpanan, Perkecambahan, Cabai Rawit
Cite
CITATION STYLE
Sombalatu, I., Lasaiba, I., & Ristiana, E. (2017). LAMA PENYIMPANAN TERHADAP PERKECAMBAHAN BIJI CABAI RAWIT. Biosel Biology Science and Education, 6(2), 138–147. https://doi.org/10.33477/bs.v6i2.166
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.