Abstract
Penelitian “Fungsi Simbolik Perayaan Erau di Tenggarong” merupakan penelitian lapangan. Objek penelitian ini adalah Perayaan Erau. Erau menunjukkan identitas masyarakat dan menunjukkan rasa persatuan di wilayah Kutai melalui fungsi simbolis perayaan tersebut. Untuk menganalisis prosesnya, penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik milik Peirce. Hasilnya menunjukkan kegiatan dalam perayaan Erau di Tenggarong memiliki makna simbolis bagi masyarakat pemilik adat untuk mengkonfirmasi identitasnya. Selain itu, simbol juga berfungsi sebagai bentuk ekspresif, kreatif, psikologi, dan sosial bagi masyarakat adat maupun masyarakat umum di Tenggarong. Simbol tersebut menggambarkan orang pertama dan pemimpin di Kutai yang memiliki struktur berupa elemen-elemen yang saling terkait antara pemilik adat, dalam hal ini dari pihak kesultanan dan masyarakat sekitar.
Cite
CITATION STYLE
Janah, U. (2018). FUNGSI SIMBOLIK PERAYAAN ERAU DI TENGGARONG (KAJIAN SEMIOTIKA). Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 19(2), 269. https://doi.org/10.14203/jmb.v19i2.439
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.