Peran Pembimbing Konseling Islam dalam Menangulangi Konflik, Stres, Trauma dan Frustrasi

  • Julaeha E
N/ACitations
Citations of this article
191Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada dasarnya setiap manusia pasti tak pernah lepas dari konflik, stress, trauma bahkan frustasi. Baik yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Hal-hal tersebut sangatlah lumrah. Karena manusia merupakan makhluk sosial. Yang bisa dikatakan selalu membutuhkan relasi dengan orang lain. Namun dalam menjalin relasi tersebut bisa menimbulkan suatu dampak, entah itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak positif seperti seseorang bisa lebih luas mengenal satu sama lain, mendapatkan wawasan yang baru, dan lain sebagainya. Sedangkan dampak negatifnya yaitu bisa menimbulkan permasalahan jika teijadi ketidakseimbangan dalam relasi tersebut. Dan dari masalah itulah akan muncul konflik yang mengakibatkan seseorang menjadi stress, trauma bahkan frustasi. Akan tetapi bukan berarti manusia harus takut akan permasalahan tersebut, lantas tidak ingin menjalin relasi dengan lingkungan disekitarnya. Karena permasalahan itu sudah merupakan hal yang selalu melekat dalam hidup manusia.   Kata Kunci: Pembimbing Konseling Islam; Stress; Trauma; Frustasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Julaeha, E. (2019). Peran Pembimbing Konseling Islam dalam Menangulangi Konflik, Stres, Trauma dan Frustrasi. Prophetic : Professional, Empathy and Islamic Counseling Journal, 2(1), 111. https://doi.org/10.24235/prophetic.v2i1.4754

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free